Sabtu, 28 Juni 2014

YESUS ADALAH TUHAN, BUKAN NABI.

1

Yesus adalah TUHAN. Bukan Nabi.

Salam sejahtera bagi kita semua.
Di artikel ini saya akan membahas dan mensharingkan tentang sebuah pertanyaan yang sangat  marak di kalangan kita, mereka menanyakan apakah Yesus adalah Tuhan ataukah seorang nabi. Oleh sebab itu saya akan membuka share ini dengan sebuah tulisan di Yohanes


Yohanes 1 : 1 – 3
Pada mulanya adalah FIRMAN, FIRMAN itu bersama-sama dengan ALLAH dan FIRMAN itu adalah ALLAH. Ia pada mulanya bersama-sama dengan ALLAH. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah di jadikan.

Dari bacaan ayat diatas jelas terlihat bahwa Yesus adalah Tuhan, dimana kepada bangsa Israel telah dijanjikan seorang Mesias, dimana setiap nabi mengatakan bahwa akan ada Mesias. Jadi pada awalnya adalah Firman, Firman itu adalah terang dan dia adalah Yesus yang datang ke dunia ini. Dia adalah putra Allah yang diutus untuk menebus dosa manusia. Dan telah terlihat bahwa tertulis, Firman itu adalah Allah, jadi gak bisa ada alasan lagi yang mengatakan bahwa Yesus adalah nabi.

Selain bacaan di atas saya akan mengutip juga ayat :



Yohanes 13 : 13
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.



Dari ayat di atas sebuah kata-kata yang diucapkan Yesus bahwa Dia adalah Tuhan, jadi di sini bukti kuat bahwa Yesus adalah Tuhan dan bukan nabi. Dia mengaku sendiri bahwa Dia adalah Tuhan.


Dan ketika anda masih keras kepala mengatakan bahwa itu nabi dan mencoba untuk mengutip ayat :


Matius 13 : 57
Lalu mereka Kecewa dan menolak Dia, Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya”


Ayat inilah yang kebanyakan orang salah mengerti dan menafsirkannya dengan sembarangan. Bahkan ayat ini digunakan kebanyakan orang untuk meragukan akan Ketuhanan Yesus. Tapi di sini anda harus  membaca dengan baik-baik bahwa Yesus mengatakan bahwa seorang nabi tidak dihormati di tempat asalnya, bukan berarti bahwa Dia mengaku sebagai nabi, karena tidak ada tulisan satupun di Alkitab perjanjian baru yang mengatakan, Aku adalah Nabi, tapi kata-kata Yesus di sini menjelaskan bahwa seorang nabi tidak dihormati di tempat asalnya karena pada saat itu kebanyakan nabi di Israel tidak dihormati ditempat asalnya maka Dia membuat perumpamaaan seorang Nabi untuk mebuat Israel  mengerti akan firmannya. Tapi Dia tidak mengatakan bahwa Aku adalah Nabi. Itu yang harus anda cermati. Dan sebelum anda ingin belajar alkitab injil jauh lebih dalam, anda harus buka hati anda dengan ikhlas.


Kita tidak bisa main-main dengan identitas Yesus, karena ini berkaitan dengan kunci keselamatan. Mari kita simak ayat di bawah ini :

Matius 16 : 15 - 19
Lalu Yesus bertanya kepada mereka “ Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini? “ Maka jawab Simon Petrus “ Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup! Kata Yesus kepadanya “ Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu : Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan kuberikan Kunci kerajaan sorga.




Anda bisa melihat di sini bahwa karena Petrus mengakui bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah, maka Dia diberikan kunci kerajaan sorga. Anda bisa bayangkan, kalau anda mengakui, percaya dan beriman bahwa Yesus adalah Tuhan, maka anda akan selamat, karena Dia memang Tuhan, yang menebus dosa anda dan saya. Dan Dia bukan nabi, tapi Dia adalah Tuhan.  

Dan apapun gelar saudara, Doktor, Profesor, atau Profesor dari segala Profesor kalau di dalam diri anda tidak ada Roh Kudus maka anda tidak akan bisa memahami ayat-ayat ini. Anda tidak bisa mengerti akan injil, karena anda bisa mengerti kalau Bapa yang disorga menyatakan dan mengilhami anda dan Roh Kudus bekerja dalam diri anda. Tanpa Roh Kudus maka sepintar apapun anda, secerdas apapun anda, bahkan sebesar apapun IQ anda, anda tidak akan bisa memahami ayat ini. Karena orang yang bisa memamahi adalah orang yang diberikan Tuhan kecerdasan berkali lipat untuk mengerti hal ini, dan di dalam hati mereka ada Roh Kudus yang membuat mereka menjadi terang dunia.


Jadi apapun pertanyaan anda, atau siapapun anda, sebelum bertanya, anda harus membaca akhir dari artikel ini, sehingga anda akan mengerti bahwa siapapun anda, profesor, ahli alkitab atau siapapun kalau Roh Kudus tidak ada dalam diri anda, maka anda tidak akan mengerti. Cobahlah buka hati anda dengan ikhlas, dan lihat apa yang Tuhan Yesus bisa lakukan dalam hidup anda, serahkan hidup anda kepada Dia, akui Dia Dalam segala hidup anda, bahwa Dia adalah Tuhan dan Juruselamat, maka Dia akan meluruskan jalan anda menuju jalan keselamatan.

Terima Kasih
Puji Tuhan.


BACA ARTIKEL LAIN DI KLIK DISINI





1 komentar:

monicaamonn mengatakan...

Post yang bagus dan memberkati :) namun saya mau memberi pendapat sedikit mengenai Matius 13:57. Kalau dilihat berdasarkan konteks ayat tersebut (yang bisa dilihat dari ayat-ayat sebelumnya), Ia berbicara mengenai diri-Nya sendiri. Yesus memang 100% Allah, namun dalam keberadaan-Nya sebagai 100% manusia, Ia memiiliki beberapa "pekerjaan" yaitu sebagai nabi, imam, dan raja. Keberadaan-Nya sebagai nabi dinubuatkan dalam Ulangan 18:18. Untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di http://www.sabda.org/misi/book_isi2.php?id=2&ib=11
Maaf apabila komentar saya kurang berkenan atau ada kesalahan. Semoga kita semua bisa terus bertumbuh dalam iman dan pengetahuan dalam Kristus. Tuhan Yesus memberkati :)

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com